Tempat Bersejarah

Image: pixabay.com

Berwisata Ke 10 Tempat Bersejarah Di Kota Bogor Yang Menarik Nih!

Kota Bogor dikenal memiliki tempat bersejarah dan juga bangunan-bangunan bernilai sejarahnya, dan sampai saat ini, tempat-tempat historis yang letaknya tersebar di sekitar kota Bogor maupun di kabupaten Bogor ini masih bisa kita kunjungi. Meskipun sebagian bangunan tersebut tidak dirawat dengan baik atau ala kadarnya, tetapi masih layak untuk menjadi tujuan wisata saat Kamu berlibur ke kota hujan ini.

Selain untuk menambah pengetahuan, dengan mengunjungi tempat dan bangunan-bangunan yang memiliki nilai sejarah tinggi ini bisa membuat kita semakin tergerak untuk terus melestarikannya sehingga nanti anak cucu kita juga bisa ikut menikmati. Dan berikut 10 tempat-tempat bersejarah di Bogor yang bisa Kamu kunjungi bersama keluarga.

1. Binnenhof Hotel (Hotel Salak)

Nama Binnenhof Hotel, merupakan nama awal yang diberikan saat hotel ini didirikan pada tahun 1856 silam. Selanjutnya, hotel ini berganti-ganti nama, mulai dari nama Dibbets Hotel (1900), NV American Hotel (1913), kembali lagi bernama Dibbets Hotel (1922), Bellevue Dibbets Hotel (1932), sampai akhirnya hotel ini diberikan nama hotel Salak sejak tahun 1948 hingga sekarang. Pada masa era kolonial, hotel ini merupakan tempat singgah bagi orang-orang Eropa yang datang ke Bogor, baik untuk pelesiran maupun untuk urusan pekerjaan.

2. Lapangan Sempur

Lapangan Sempur merupakan sebuah area fasilitas publik yang berlokasi di seberang Kebun Raya, tepatnya di sebelah Jln. Jalak Harupat. Setiap hari minggu, jalan raya di sekitar Lapangan Sempur ditutup untuk aktifitas Car Free Day. Konon, dahulu Presiden RI Pertama, Soekarno pernah berencana menenggelamkan lapangan ini, untuk akhirnya dijadikan bendungan yang sumber airnya berasal dari sungai Ciliwung.

3. Gereja Zebaoth

Gereja yang sudah ada sejak tahun 1920 ini, berada di area Istana Bogor, peletakkan batu pertama pembangunan gereja ini dilakukan oleh Graaf Van Limburg Stirum, seorang Gubernur Jenderal Hindia Belanda ke-61. Pada saat itu, tempat ibadah ini khusus dipakai oleh orang-orang Eropa saja, sedangkan untuk jamaat lokal atau orang non-Eropa, mereka beribadah di gereja, yang sekarang telah beralih fungsi menjadi Kantor Pos Pusat Bogor.

4. Jembatan Merah

Jembatan ini diperkirakan sudah ada sejak tahun 1881 silam. Bila melihat foto dokumentasi yang terdapat di sebuah kartu pos, secara fisik Jembatan Merah dari dulu hingga sekarang tidak mengalami perubahan berarti. Jembatan yang dinamakan Jembatan Merah atau dalam bahasa Belanda Roode Brug (red bridge) karena pada saat itu, warnanya sudah berwarna merah bata. Peristiwa bersejarah di atas Jembatan Merah yang pernah tercatat sejarah adalah, pertempuran sengit antara tentara BKR yang dipimpin oleh Kapten Muslihat dengan para pasukan Belanda.

5. Gedung Balaikota Bogor

Gedung yang sudah berdiri sejak tahun 1868 lalu ini, awalnya bernama Societeit, dan merupakan tempat orang-orang Belanda yang ingin mencari hiburan setelah bekerja seharian. Pada masa itu, di dalam gedung ini terdapat berbagai fasilitas hiburan, diantaranya bar, ruang bilyar, panggung, dan lantai dansa. Dan hanya orang Belanda – Eropa saja yang boleh masuk, dan bersenang-senang menikmati kehidupan malam di dalam gedung ini. Setelah masa penjajahan berakhir, mulai tahun 1950 gedung ini digunakan sebagai Gedung Balaikota Bogor.

6. Pasar Bogor
Pasar Bogor merupakan pasar tertua yang ada di Bogor. Pasar ini diperkirakan sudah ada sejak tahun 1770. Sebelum berganti nama menjadi pasar Bogor, pasar yang letaknya berada di seberang pintu utama Kebun Raya ini, dahulu memiliki nama Pasar Baroe. Awalnya, pasar Bogor merupakan pasar mingguan, kemudian bertambah menjadi dua hari dalam seminggu (setiap senin dan jumat) sampai pada akhirnya, menjadi pasar harian hingga sekarang.

7. Istana Bogor

Istana Bogor adalah salah satu tempat bersejarah sekaligus icon kota Bogor. Istana Bogor yang merupakan tempat dinas bagi Presiden Indonesia ini, memiliki luas areal 28 Ha. Awal pembangunannya, didirikan pada tahun 1745 oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Baron Gustaf Willem Van Imhof. Banyak kegiatan penting kenegaraan yang terjadi di istana ini. Mulai dari kegiatan berskala nasional, hingga internasional, dan salah satu kegiatan internasional yang diadakan di Istana Bogor adalah APEC Summit Meeting yang diadakan pada tahun 1995 silam.

8. Kebun Raya Bogor

Awalnya, kebun Raya Bogor adalah area halaman dari Istana Bogor. Kebun dengan luas mencapai 87 hektare ini, didalam area nya memiliki 15.000 jenis koleksi pohon dan tumbuhan. Sejak tahun 1817, fungsinya dipisahkan menjadi halaman istana Bogor.

9. Prasasti Batu Tulis

Lokasinya berada di Jln. Batutulis No. 54, Kelurahan Batutulis, Bogor Selatan. Prasasti Batu Tulis ini merupakan peninggalan Kerajaan Pajajaran, terbukti dengan terdapatnya ukiran kalimat beraksara Sunda Kuno di atas batu prasasti ini. Prasasti Batu Tulis adalah sebuah peninggalan bersejarah di masa pemerintahan Prabu Surawisesa, yang merupakan putra dari Prabu Siliwangi.

10. Stasiun Bogor

Secara fisik, stasiun Bogor yang sekarang tidak terlalu jauh berbeda dengan saat dibangun pada tahun 1872 silam. Stasiun yang kemudian dibuka untuk umum pada 1873 lalu ini, memiliki bentuk peron dan struktur atap yang tidak banyak mengalami perubahan sejak awal didirikan. Bila Kamu sedang berada di stasiun Bogor, cobalah berhenti sejenak dan amati sekeliling area bangunan kuno ini, maka Kamu akan merasakan betapa elok dan kokohnya bangunan-bangunan yang didirikan pada masa era kolonial Belanda.

Mengunjungi tempat bersejarah, membuat kita semakin menghargai kekayaan sejarah, juga perjuangan para pahlawan saat masa penjajahan dulu. Setelah lelah menjelajahi semua tempat-tempat wisata bersejarah di atas, Kamu bisa menginap di hotel-hotel yang banyak tersedia di sekitar kota Bogor. Temukan promo hotel di Bogor kota yang banyak tersedia di situs booking online. Untuk memudahkan pemesanan, booking kamar hotel termurah di Reservasi.com Selamat berwisata!


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *