Saoto Bathok Mbah Katro

Image: edisusilo.com

Saoto Bathok Mbah Katro: Sensasi Baru Makan Pakai Tempurung Kelapa

Udah lama nih nggak nulis di blog. Dan hari ini baru bisa nyempatin nulis sesuatu. Kali ini aku akan sidikit memberikan rekomendasi tempat makan yang enak dan murah. Tempatnya asik dan ramai pastinya. Apa itu? Namanya saoto bathok mbah katro.

Mungkin dari Kamu ada yang pernah kesini? Makanan ynag satu ini bukan soto tapi saoto. Nggak tau ini salah ketik atau memang namanya saoto. Aku nemuin namanya di nota pemesanannya. Pertama sih ngiranya soto tapi ternyata bukan. Ya langsung aja ya kita bahas makanan yang satu ini.

Aku ke saoto bathok mbah katro ini pas tanggal merah sebelum puasa tanggal 25 mei 2017. Niatnya emang liburan dan nggak diniatin juga kesana. Sebenarnya aku sendiri udah sarapan soto wonosari di seturan. Dan setelah sarapan lanjut perjalanan ke arah kalasan karena pingin ke candi ijo atau ke tebing breksi.

Baru sampai jembatan janti, diingatin mampir tempat makan yang satu ini kan kebetulan lewat. Karena pada dasarnya suka makan, tanpa pikir panjang ya langsung capcus. Ya bisa dibilang nggak sampai 1 jam makan dua kali pada makanan yang hampir sama.

Lokasi saoto bathok ini di Jalan Candi Sambisari, RT.03, Purwo Martani, Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jadi kalau arah prambanan sana bisa mampir sini dulu. Lokasinya nggak jauh dari candi sambi sari. Kurang lebih 100 meteran dari candi sambisari.

Sesampainya disana, ternyata tempatnya ramai banget. Bahkan candi sambisarinya kalah ramai. Ternyata tempat ini udah terkenal dan aku sepertinya ketinggalan info. Sebenarnya dikasih taunya udah lama, berhubung tempatnya agak jauh dari rumah jadi ya pikir-pikir dulu kalau mau kesana.

Kalau Kamu kesana, Kamu bisa langsung pesan didepan dan nanti dikasih no yang ada jagaknya. Dan langsuh deh cari tempat yang nyaman untuk menyantap saoto ono. Tempat duduknya macem-macem, ada yang lesehan, menja kursi dan ada yang nggak kebagian tempat juga hehe sangking ramainya.

Nggak perlu nunggu lama, dua mangkok saoto + dua teh anget + dua tempe goreng + 2 sate usus disajikan. Yang unik dari saoto ini adalah tempatnya yang menggunakan tempurung kelapa. Dan ini juga dijadikan namanya, yaitu saoto bathok mbah katro.

Kalau bicara rasanya ya lumayan lah. Rasanya nggak neko-neko, dan Kamu harus coba sendiri kalau mau tau rasanya. Didalam semangkok saoto didalamnya ada nasinya, toge, daging, bawang goreng, dauh sop dan digenangi kuah kecoklatan. Pokonya mantap deh.

Satu porsinya nggak terlalu besar, jadi kalau Kamu lagi laper sepertinay 1 mangkok saoto masih kurang. Atau mungkin bisa pesen tambahan gorengan tempa atau sate usus juga. Atau nanti kalau masih laper makan lagi aja ya nggak?

Karena lokasinya diapit persawahan, jadi makan saoto ini lebih nikmat. Suasananya menjadi nilau plus untuk makanna yang satu ini. Ditambah lagi harganya yang murah, hanya 5 ribu rupiah 1 porsinya. Minuman seperti teh dan jeruk hanya 2 ribu rupiah. Ada lagi seperi goreng tempe, sate usus, telur puyuh, peyek, lempeng, dan kerupuk yang bisa Kamu pesan disini.

Tempatnya nyaman khas pedesaan, makannya enak dan harganya murah tentu bakal rame dikunjungi. Aku sendiri pertama sampai situ juga agak heran, kok bisa seramai itu. Atau mungkin hari libur terakhir sebelum puasa kali ya. Sampai-sampai candi sambisari kalah ramai hehe.

Buat Kamu yang lagi main-main ke arah prambanan, harus nyobai nih saoto yang satu ini. Kuliner-kuliner unik seperti ini harus dicobain. Itu aja sih ya sedikit info buat Kamu yang pingin berwisata kuliner. Pokoknya Kamu harus coba.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *