Apasih Enaknya Kuliah Di Jogja? 5 Alasan Berikut Akan Membuatmu …

Tau dong bahwa Jogja dijuluki sebagai kota pelajar? Dimana banyak mahasiswa dari penjuru Indonesia berdatangan untuk menimba ilmu. Dari data di websitenya Dinas Pendidikan Provinsi DI Yogyakarta, semua daerah provinsi di Indonesia ada mahasiswanya yang kuliah di Jogja dan jumlahnya puluhan ribu. Apasih enaknya kuliah di jogja? sehingga banyak calon mahasiswa berdatangan jauh-jauh dari luar daerah.

Jogja kalau menurut aku memiliki banyak keistimewaan yang nggak dimiliki tempat lain. Dan hal itu juga sesuai dengan taglinenya, yaitu ‘Jogja Istimewa‘. Ya memang benar-benar istimewa banget. Dan Kamu akan merasakan keistimewaan yang lebih jika Kamu berasal dari luar daerah. Berikut 5 alasan kenapa kuliah di Jogja itu enak banget:

1. Pilihan Kampus Banyak

Di Jogja jumlah perguruan tinggi banyak banget. Dari data yang aku dapatkan, jumlah perguruan tinggi di Jogja sebanyak 128. Nggak tau juga ini data kapan, apakah update atau nggak. Jika dilihat dari data tersebut, 128 itu terbagai atas 24 universitas, 46 sekolah tinggi, 6 institut, 9 politeknik, dan 43 akademi. Banyak bukan?

Kamu bebas pilih mau dimana Kamu kuliah asalkan bisa lulus seleksi. Dan dari 128 perguruan tinggi, pilihan jurusan atau prodinya juga pasti banyak. Tinggal sesuaikan minat Kamu mau kemana. Adakah tempat lain yang punya banyak kampus seperti jogja? Kalau Kamu tau bisa komentar dibawah ya.

2. Biaya Hidup Relatif Lebih Murah

Biaya hidup di Jogja sebagai mahasiswa pada umumnya relatif lebih murah. Tapi itu semua kembali ke gaya hidup kita masing-masing. Karena yang mahal itu sebenarnya gaya hidup kita buka kebutuhan hidup. Kamu bisa bandingin dengan dimana Kamu berasal.

Karena memang dikenal dengan banyaknya pelajar, biasanya harga makanan yang dijual disesuaikan dengan harga mahasiswa. Ya ada yang memang mahal, dan tapi yang murah juga banyak kalau untuk makanan. Dan Kalau masak sendiri mungkin bisa lebih murah lagi biaya hidupnya.

3. Lingkungan Mendukung Untuk Anak Perkuliahan

Lingkungan di Jogja memang sangat mendukung untuk anak-anak perkuliahan. Banyak tempat menjual buku-buku untuk bahan perkuliahan. Selain itu, banyak juga tempat-tempat nongkrong yang bisa dijadikan tempat ngerjain tugas. Kos-kosan juga banyak disekitaran kampus dan harganya juga sesuailah.

4. Tempat Wisata Banyak

Jika Kamu penat dengan rutinitas kampus dan ingin liburan, Jogja sudah menyiakan semuanya. Jogja memiliki banyak tempat wisata, sepert: wisata candi, pantai, air terjun, pegunungan , pinusan, water park, belanja, sejarah dan masih banyak lagi wisata-wisata lainnya.

Dan udah aku tulis berkali-kali, jogja adalah surganya untuk jalan-jalan. Wisata apapun ada di Jogja. Tempat yang tepat untuk rekreasi menghibur diri dari kesibukan kuliah. Jadi jangan kawatir kesepian kalau di Jogja. Tinggal keluar sebentar Kamu sudah sampai ke wisata yang diinginkan.

5. Bakalan Ketemu Banyak Temen Dari Berbagai Daerah

Mahasiswa di Jogja beragam, dari berbagai seluruh daerah di Di Indonesia. Bahkan dari luar negeri juga ada. Jadi Kamu akan berkesempatan berteman dengan banyak mahasiswa dari daerah yang berbeda. Ya bisa jadi Kamu bisa nemu jodoh juga hehe.

Itu aja sih 5 alasan kenapa kuliah di Jogja itu enak banget. Sebenarnya masih banyak lagi alasan yang akan membuat Kamu tertarik kuliah di Jogja. Banyak hal-hal yang ada di Jogja dan tidak ada ditempat lain. Dan beberapa alasan diatas akan membuatmu tertarik kuliah di Jogja.

Semoga informasi ini bermanfaat buat Kamu. Jangan bimbang mengambil suatu keputusan mau kuliah dimana. Sebenarnya mau kuliah dimana aja sama aja. Setiap daerah memiliki keunikan sendiri-sendiri. Jadi kapan mau kuliah di Jogja?

Parenting Club: Tempat Informasi Tentang Mendidik Anak

Menjadi orang tua dari buah hati tentu dambaan setiap orang. Namun apakah menjadi orang tua itu semudah yang kita pikirkan? Karena memiliki anak yang lucu pastilah menyenangkan. Dan yang perlu Kamu tau bahwa banyak tugas yang untuk si kecil, salah satunya mendidik anak dengan baik.

Bagi orang tua yang sudah berpengalaman, memiliki anak kembali bukan suatu masalah. Bagaimana dengan orang tua baru? Tentunya akan banyak tantangan dan pertanyaan-pertanyaan seputar bagaimana sih yang terbaik untuk si kecil dan masih banyak lagi. Untuk mendapatkan semua informasi tersebut, Kamu bisa mendapatkannya di WEYTH(parentingclub). Websitenya bisa dikunjungi di parentingclub.co.id.

Parenting club memberikan informasi seputar si kecil. Bagaimana mana mengenai kepintaran si kecil dan bagaimana mencari sekolah yang baik untuk si kecil. Di parenting club Kamu juga bisa berkonsultasi mengenai si kecil pada tim ahli mereka dan juga Kamu bisa membaca banyak pengalaman orang tua lain mengenai mendukung si kecil menjadi smart.

Parenting club memberikan banyak informasi bagaimana mendidik anak sejak dini. Agar anak menjadi pintar maka perlu di latih sejak dini. Banyak cara yang diberikan di parenting club, dan Kamu bisa mendapatkan semua informasi disana secara gratis.

Salah satu cara agar anak menjadi pintar yang menurut aku menarik di parenting club, yaitu bagaimana cara mengajari anak membaca cepat. Langkah-langkah yang harus dilakukan oleh orang tua semua dijelaskan di parenting club. Tips-tips lainya juga masih banyak di parenting club.

Selain banyak tips yang ada di parenting club dan jika yang Kamu cari tidak ada, maka Kamu bisa mengajukan pertanyaan pada para ahli, seperti ahli parenting, ahli ginekologi, ahli nutrisi, dan ahli pediatrik. Kamu bisa mengajukan pertanyaanmu yang tidak Kamu termukan dengan salah satu dari mereka.

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, di parenting club ada solusi untuk mencari sekolah yang tepat mendukung kepintaran si kecil. Parenting club memberikan informasi mengenai informasi sekolah terdekat yang sesuai untuk mendukung kepintaran anak. Agar anak menjadi pintar maka memasukkan kesekolah yang tepat adalah solusinya.

Perkembangan anak saat usia dini perlu diperhatikan secara baik. Bagaimana cara mendidik anak bagi orang tua harus bisa dipelajari terutama yang belum memiliki pengalaman. Jangan sampai apa yang kita anggap baik ternyata tidak bagus bagi si kecil. Informasi-informasi seperti itu harus Kamu miliki agar anak di didik sesuai dengan kemampuanyya.

Sekali lagi, bagi Kamu yang ingin mendapakan bagaimana cara mendidikan anak yang baik dan mendukung kepintarannya, sebaiknya gunakan parenting club untuk mendukung hal tersebut. Informasinya bermanfaat bagi Kamu yang memang baru memiliki anak. Dan semua informasi yang diberikan dapat Kamu ambil manfaatnya secara cuma-cuma.

Kuliah Itu Penting! Jawaban Dari Pertanyaan Masih Nganggur

Hari ini nggak tau kenapa pingin nulis tentang ini. Sebenarnya udah lama juga jadi unek-unek dihati. Ini sebenarnya sebuah pengalaman, pernah dengar orang ngomong “Ngapain kuliah, udah lulus sarjana juga masih nganggur”. Sebenarnya mau kerja atau belum itu bukan masalah karena lulus sarjananya ya. Itu masalah rezeki dan dari orangnya sendiri yang biasanya suka banyak pilih-pilih.

Kuliah itu penting nggak sih? Penting dong, ilmu bisa mempengaruhi sistem kerja tubuh kita. Ilmu itu seperti halnya sistem operasi (OS) pada sebuah komputer. Kalau sistem operasinya bagus, walaupun komputernya spesifikasinya rendah tetap enak digunakan. Dan sebaliknya kalau sistem operasinya kurang bagus, spesifikasinya setinggi apapun tetap nggak enak dipakai.

Kuliah Nggak Sekedar Untuk Cari Kerja

Persepsi banyak orang bahwa habis kuliah trus dapat kerja bagus dan lain sebagainya. Nanti kalau kuliah punya skill bagus, bisa ini dan itu juga nggak salah. Sebenarnya yang salah itu kita terlalu berharap yang seperti itu. Ingat terlalu banyak berharap maka banyak pula kecewanya.

Kuliah memang untuk cari skill yang mumpuni tapi itu nggak utama yang aku rasa. Kenapa? Bandingin aja orang yang kerjanya desain grafis lulusan SMA/SMK bisa jauh lebih jago desain undangan misalnya dari pada yang baru lulusan sarjana. Kok bisa? Yang pertama karena kerjaannya seperti itu dan yang kedua nggak ada yang lain lagi kecuali itu tadi.

Berbeda dengan mahasiswa S1 yang dibebani 140 lebih sks yang memiliki banyak banget matakulih. Gimana mau jadi ahlinya? Kalau mau cari skill bagus mungkin sebaiknya mempertimbangkan untuk kursus saja dari pada kuliah. Kuliah nggak hanya bicara soal skill tapi kualitas diri.

Seorang sarjana memiliki kualitas diri lebih baik, karena apa? Mereka dipaksa dan di didik untuk mengerjakan sesuatu hal yang mereka sendiri pasti banyak alasan untuk melakukannya tanpa disuruh. Sebenarnya apapun yang Kamu lakukan dikuliah bisa Kamu lakukan dirumah tanpa kuliah.

Kodratnya manusia memang harus dipaksa baru mau melakukan. Dengan dipaksa diawal lama-kelamaan jadi terbiasa dan jadi suka. Sama halnya dengan sholat 5 waktu, kalau nggak wajib masihkah Kamu sholat? Dengan diwajibkan, jadi terbisa, nyaman dan ingin melakukan yang lebih baik lagi.

Jadi kalau masalah skill tadi mending kursus aja jelas ilmunya. Kamu mau bisa programmer bisa kursus programmer, Kamu pingin bisa matematika kan juga ada khursus matematika. Gampangkan ya? Mau cari Skill nggak harus di kampus.

Kuliah Meningkatkan Kualitas Diri

Seperti yang aku kataka tadi bahwa kuliah itu meningkatkan kualitas diri. Gimana bedakan orang sekolah sama yang nggak? Bisa dilihat dari gaya bicaranya. Seperti pepatah padi “semakin berisi semakin merunduk”. Orang yang berilmu ya seharusnya begitu. Santun, tenang, sabar, pemaaf, bisa kontrol diri dan yang baik-baiklah.

Orang berpendidikan itu pikirannya nggak mudah dipengaruhi. Apapu itu pasti difikirkan, dianalisis apakah benar atau tidak. Beda dengan yang kurang berpendidikan, dengar ini langsung emosi, nyolot dan sebagainya. Tengok aja dimedia social kita, berapa banyak orang yang seperti itu dan lihat backgroud pendidikannya. Kalau udah sarjana tetap nggak berubah berarti itu kulitnya. Sarjana yang bener itu ya isinya buah.

Rezeki Udah Ada Yang Ngatur

Soal kerja bagus, gajinya besar itu kan masalah rezeki. Rezeki orang juga beda-beda udah diatur masing-masing dan nggak akan ketukar. Percayalah masalah rezeki itu udah ada porsi masing-masing. Karena rezeki itu pasti ada tapi pintu masuknya beda-beda. Ada yang dari usaha sendiri, dari kerjaan, dikasih orang tua itu juga rezeki.

Dalam jenjang kehidupan yang aku lihat, rezeki itu ada levelnya. Ini persepsi aku ya, dari keluarga biasa langsung jadi miliader itu bisa tapi jarang. Untuk jadi miliader itu ada jenjang nya, dan turun-temurun. Dari satu keturunan itu bisa keturuan ke berapa gitu yang bisa jadi miliader. Nggak langsung dari nol tau-tau jadi seratus.

Kenapa? Setiap orang tua pinginnya anaknya lebi baik lagi dalam hal ekonomi, dan anaknya pingin nanti cucunya lebih baik lagi, cucunya juga pingin cicitnya lebih baik lagi. Dan begitu seterusnya sampai mencapai level yang diinginkan. Maka dari itu kalau pingin keturunannya baik kita harus mempersiapkan dengan baik. Salah satunya kuliah itu tadi.

Ingat bahwa kulaih atau sekolah atau menuntut ilmu nggak hanya untuk cari kerja dan skill semata, lebih banyak dari itu. Kalau masalah udah lulus masih nganggur itu bukan jadi patokan dan jangan jadi contohnya. Contohlah bahwa dia sudah lulus sarjananya. Kuliah saja masih nganggur gimana yang nggak kulih? Persaingan hidup kedepan tidak mudah, butuh persiapan khusus dan pantang menyerah. Majukan Indonesia dengan pendidikan.

8 Hal Yang Dapat Memotivasi Diri Agar Skripsi Cepat Selesai

Skripsimu nggak kelar-kelar? Padahal teman-temanmu udah pada lulus? Jangan putus asa guys. Kamu harus tetap semangat menjalani hidup. Skripsi bakal cepat selesai jika Kamu memiliki semangat yang kuat.

Nih 8 hal yang dapat memotivasi diri agar skripsi cepat selesai:

1. Ingat Orang Tua

Jika semangatmu berkurang saat mengerjakan skripsi, hal yang perlu Kamu lakukan adalah mengingat perjuangan orang tuamu. Orang tuamu banting tulang untuk mengkuliahkanmu agar jadi sarjana. Dan Kamu nggak mau mengecewakan mereka dong?

Perjuangan orang tuamu udah sangat berat untuk mengurus dan menyekolahkanmu. Jangan kecewakan mereka dengan Kamu malas-malasan menyelesaikan skripsimu. Skripsimu bukan apa-apa dibandingkan perjuangan orang tuamu.

Skripsi itu bukan hal yang berat guys. Yang membuat jadi sudah adalah Kamu sendiri. Selesaikan segera karena orang tuamu udah nggak sabar untuk hadir di acara wisudamu. Kamu mau mengecewakan mereka dengan nggak lulus-lulus cuma gegara skripsi?

2. Ingat Umur

Berapa umurmu sekarang? Dan Kamu belum lulus? Kamu mau lulus umur berapa? Jangan lama-lama guys. Jangan habiskan umurmu di kampus tercinta. Nggak harus ngabisin masa studi maksimal dong yang 14 semester.

Kamu harus mempunyai semangat kuat untuk menyelesaikan skripsimu. Ingat umurmu akan selalu bertambah setiap tahunnya. Lihat apa yang sudah dicapai orang lain dengan umur yang sama denganmu sekarang.

Umur memang nggak jadi batasan untuk lulus kulian. Tapi kalau kelamaan nggak lulus-lulus Kamu akan jadi mahasisma tua. Adik angkatanmu akan bertambah dan Kamu nggak malu?. Yuk cepet selesaikan skripsimu mumpung umur berlum banyak.

3. Ingat Pasangan

Kamu udah punya calon pasangan? Pasti ingin dong segera naik pelaminan. Kalau nikahnnya nggak nunggu lulus sih nggak jadi masalah. Namun jika nikah nunggu lulus dulu dan Kamu belum lulus jadinya dimana? Ingat satu hari menundah skripsimu maka menunda satu hari untuk nikah.

Kamu nggak kasian sama pasanganmu? Udah rela menunggumu untuk lulus tapi skripsi kamu anggurin. Jangan sampai ditinggal nikah gegara nunggu kamu kelamaan, guys. Kamu harus semangat selesaikan skripsimu. Banyak orang yang berharap untuk Kamu segera lulus.

Pasangan seharusnya menajadi penyemangat buatmu merampungkan skripsi. Jangan kebanyakan main sampe lupa skripsi. Biar cepet kelar, ajak aja pasanganmu untuk bantuian ngerjain skripsi. Tapi buka dibuatin ya, guys.

4. Ingat Teman

Teman-teman seangkatanmu udah banyak yang lulus? Temanmu bisa menjadi motovasimu untuk segera menyelesaikan skripsi. Nggak mau dong tinggak kamu yang belum lulus sedangkan temanmu udah semua. Kalau mereka bisa, Kamu juga harus bisa guys.

Salah satu yang bisa Kamu lakukan agar skripsimu sepat selesai adalah ngerjain bareng sama temanmu. Kamu bisa ikut skripsi payung dosen yang dikerjain bareng-baeng. Jika skripsinya beda, Kamu bisa waktu ngerjainnya bareng temanmu. Paling tidak jika semangatmu hilang, temanmu bisa memaksamu untuk ngerjain skripsimu lagi.

Masa awal-awal ngerjain skripsi itu masa yang paling krusial. Kamu jangan diem aja kalau temanmu mau mulai ngajuin judul. Kamu juga perlu ikutin temanmu itu. Jangan nunggu mereka pada lulus kamu baru mulai. Jika itu terjadi, semangatmu akan berkurang karena temanmu udah ngga dikampus lagi. So, semangay guys.

5. Ingat Dosen

Dosen pembimbing pasti pingin Skripsimu segera rampung. Kamu akan jadi bebannya jika nggak selesai-selasai. Walaupun juga dosen terkadang susah ditemuin namun itu bukan alasan. Mereka juga punya kesibukan sendiri dan kamu harus pahami itu.

Susah nemuin dosen bukan jadi alasan untuk Kamu menunda skripsimu kelar. Bimbingannya banyak revisi? Itu bukan salan dosen, mungkin Kamu kurang teliti dalam menulis. Jika nggak ingin banyak revisi, pastikan apa yang Kamu kerjakan memang benar-benar apa yang diinginkan dosen pembimbing.

Pada akhir-akhir masa studi biasanya dosen pembimbing akan menghubungi mahasiswa bimbingannya. Nggak mau dong sampai di panggil dosen karena skripsimu nggak kelar-kelar. So, jangan malas-malasan ngerjain skripsi biat cepet diwisuda.

6. Ingat Jurusan

Bukan hanya orang tua, pasangan dan dosen saja yang menunggumu untuk cepat lulus. Jurusan juga berharap Kamu segera lulus. Jika nggak lulus-lulus, Kamu akan membebani jurusan.

Kalulusaan mahasiswa juga menjadi pertimbangan akreditasi jurusan. Apalagi jika nggak menyelesaikan kulaih alias DO. Nggak mau dong akreditasi jurusanmu turun gegara tingkat kelulusan rendah. Yuk kerjain skripsinya biar cepat kelar.

7. Ingat Bayar

Ingat dibalik lamanya kamu menyelesaikan skripsimu, Kamu juga harus bayar uang kuliah. Semakin lama lulus maka jumlah yang Kamu bayarkan akan semakin banyak jumlahnya. Nggak terasa memang bagi Kamu yang banyak uang. Tapi, uangmu akan lebih bermanfaat jika Kamu cepat lulus.

Kuliah masih dibayarin orang tua atau bayar sendiri? Kalau bayar sendiri sih nggak masalah jika Kamu nggak lulus-lulus. Tapi kalau masih dibayarin orang tua bisa jadi beban tambahan mereka. Belum lagi adik-adikmu yang juga perlu dana.

Orang tua yang bayarin kuliah juga bosen jika Kamu nggak lulus-lulus. Tiap semester ditagih uang kuliah tapi kamu nyantai aja. So, Kamu harus semangat dan ingat semakin lama kuliah semakin banyak bayarnya.

8. Ingat Sukses

Ingat guys, menunda kelulusan bisa menunda kesuksesanmu, bener nggak? Kalau mau lanjut kuliah lagi dengan jenjang lebih tinggi Kamu harus lulus terlebih dahulu. Begitu juga jika ingin berbisnis, akan lebih fokus jika Kamu udah lulus.

Ingat impian-impian yang ingin Kamu capai. Sudah sejauh apa usaha ynag Kamu lakukan. Jangan sampai skripsi menunda terwujudnya impianmu itu. Cepat diselesaikan jangan ditunda-tunda lagi.

Kesalahan yang paling banyak menunda skripsi karena masih bingung nanti kalau udah lulus mau jadi apa. Ingat guys sukses itu datang sendiri karena usahamu. Jangan kawatir setelah lulus Kamu mau ngapain. Yang terpenting adalah segela selesaikan kuliahmu dan masa depan akan dimulai.

Itu tadi 8 hal yang dapat memotivasi diri agar skripsi cepat selesai. Semoga Kamu lebih semangat lagi menyelesaikan skripsimu. Ingat guys, kamu belum dibilang sarjana jika kamu belum lulus. Dan salah satu syaratnya adalah skripsinya selesai.

Sebenarnya skripsi itu nggak serumit yang bayak orang pikirkan. Skripsi itu hanya kumpulan tulisan ddari penelitian yang kita lakukan. Dan penelitian sekelas skripsi masih tergolong mudah. Jika kamu merasa sulit, Kamu harus merubah mindset bahwa skripsi itu mudah.

Skripsi itu adalah awal menuju kesuksesanmu nanti. Jika menghadapi skripsi saja Kamu menyerah bagaimana menghadapai rinatangan yang lebih besar lagi. So, mulai dari sekarang fokus untuk menyelesaikan skripsi untuk membanggan banyak orang yang menantimu.

8 Alasan Kenapa Kamu Harus Menuntut Ilmu Setinggi-tingginya!

Menuntut ilmu merupakan anjuran bagi setiap orang. Ajaran agama apapun memerintahkan manusia untuk memperbanyak ilmu pengetahuan. Orang tua juga pasti selalu berharap Kamu memiliki pendidikan yang baik. Kenapa menuntut ilmu penting?

Nih 8 alasan kenapa Kamu harus menuntut ilmu setinggi-tingginya!

1. Mudah Cari Kerja

Orang tua selalu menasehati untuk kita belajar yang rajin. Dengan rajin belajar berharap memiliki pendidikan yang tinggi. Dan Kalau sudah besar nanti mudah dapat pekerjaan. Pernah dong dinasehati seperti itu?

Nasehat orang tua memang benar adanya. Mungkin sebagian dari Kamu merasa bahwa udah kuliah sarjana masih susah cari kerja. Mudah atau tidaknya cari kerjaan tergantung dengan pribadi masing-masing. Pasti ada alasan kenapa sulit cari kerja, seperti terlalu banyak memilih misalnya.

Pendidikan yang tinggi Kamu sadari atau tidak memudahkan Kamu mendapatkan kerja. Coba bayangin aja jika Kamu tidak sekolah. Nggak mungkin dong Kerja kantoran. Lihat orang sekitarmu yang tidak mengenyam pendidikan yang tinggi. Apa kerja mereka?

2. Mempermudah Kesuksesan

Setiap orang pingin sukses dong? Dengan pendidikan Kamu bisa mempermudah langkahmu jadi orang sukses. Sebagian besar orang yang sukses memiliki pendidikan yang baik. Jika saat ini ada orang sukses namun tidak berpendidikan tinggi itu hanya segelintir orang saja.

Bill Gates dan Mark Zuckerberg tidak lulus kuliah bisa sukses kaya raya? Yang seperti itu nggak semua orang, guys. Mereka berdua memang nggak lulus, tapi lihat dimana mereka awalnya kuliah. Mereka kuliah di Universitas Harvard yang berarti keduanya adalah orang yang pintar.

Kamu ingin memiliki bisnis yang bagus? Dengan pendidikan Kamu akan melangkah lebih mudah. Kamu akan mudah menentukan strategi apa yang akan digunakan. Lihat bisnis-bisnis startup saat ini, itu ada karena mereka memiliki pendidikan yang baik. So, Kamu harus semangat sekolah, guys.

3. Lebih Dihargai

Menjadi orang pintar atau memiliki pendidikan yang tinggi akan lebih dihargai oleh orang lain. Apapun ucapannya yang baik pasti akan didengar. Karena mereka tau bahwa orang pintar yang berpendidikan akan berbicara berdasarkan ilmu bukan asal ngomong aja.

Lihat orang yang telah menempuh pendidikan sampai gelar doktoral. Orang akan sungkan jika asal bicara padanya. Yang paling dekat dengan kita seperti kyai atau ustad misalnya. Mereka dihargai dan orang sopan padanya karena ilmu agamanya tinggi.

Kamu udah lulus sarjana belum? Kalau udah coba deh lihat para tetanggamu akan senang berbicara denganmu. Itu tanda bahwa mereka sangat menghargaimu. So, Kamu harus rajin belajar dan jangan bermalas-malasan, guys.

4. Berpikir Positif

Orang pintar yang berpendidikan tinggi selalu berpikir positif. Mereka tidak mudah terhasut oleh isu-isu yang belum jelas asal-usulnya. Suatu hal akan dipercaya jika memang ada buktinya. Tidak asal percaya begitu saja pada siapapun.

Apakah Kamu sekarang masih mudah dihasut orang? Jika iya maka Kamu perlu menambah ilmu. Dengan ilmu pikiranmu akan lebih mudah mencerna suatu hal. Dengan begitu apapun kabar baik buruknya Kamu akan lebih bijak dalam mengambil tindakan.

Selain itu, lihatlah media sosial orang-orang pintar yang berpendidikan. Mereka membagikan status yang memang bermafaat bagi orang lain. Isinya bukan kegalauan hari atau apapun itu yang nggak ada manfaatnya. So, mau setinggi apa sekolahmu nanti?

5. Menghilangkan Kesombongan

Seperti ilmu padi, semakin berisi semakin merunduk bergitu pula dengan orang berilmu atau berpendidikan. Yang perlu Kamu tau bahwa semakin tinggi ilmu yang didapat maka Kamu akan merasa tidak bisa apa-apa.

Orang yang berpendidikan akan jauh dari yang namanya sifat sombong. Mereka tau bahwa ilmu yang mereka dapat masih belum ada apa-apanya dibandingkan ilmu yang ada sesungguhnya. Dengan begitu sifat sombong akan hilang.

Kebalikan dari ilmu, harta bisa membuat kita terlena dan menjadi sombong. Oleh sebab itu perbanyaklah menuntut ilmu. Jika Kamu jadi orang kaya, Kamu akan jadi orang kaya yang baik hati dan tidak sombong. Belajar yang rajin, guys.

6. Memperbaiki Nasip

Orang tua selalu berharap anaknya bernasip lebih baik darinya. Salah satu cara orang tua agar anaknya bernasip lebih baik adalah menyekolahkannya. Mereka berharap anaknya bisa bekerja lebih mudah dan mendapatkan hasil lebih baik.

Banyak dari kalangan kita yang hidupnya kurang beruntung. Cara merubah mereka salah satunya dengan memberikan ilmu. Pemerintah juga telah baik memberikan beasiswa kepada mereka yang tidak mampu. Tujuannya agar hidup mereka kelak akan lebih baik.

Nasip itu ditentukan dari seberapa besar usahamu. Usaha akan lancar jika disertai dengan ilmu. So, tuntutlah ilmu setinggi-tingginya agar hidup lebih baik lagi. Jangan kebanyakan main guys. Nggak mau dong masa mudamu terlewat begitu saja.

7. Warisan Terbaik

Orang tuamu banyak hartanya? Dan Kamu pasti berharap dong dapat warisannya? Sebenaranya warisan yang terbaik untukmu adalah ilmu atau pendidikan. Harta bisa habis dalam sekejap jika tanpa ilmu. Ilmu bisa membuatmu menghasilkan banyak harta.

Jika orang tuamu memiliki harta melimpah, mintalah mereka untuk menyekolahkanmu setinggi mungkin. Kamu tidak akan tau nasip kedepan seperti apa. Dengan adanya ilmu paling tidak itulah hartamu yang tidak akan habis.

Ilmu adalah harta yang tak berwujud namun tak ternilai harganya. Warisan yang diberikan orang taumu akan awet dan bermanfaat untuk kehidupanmu. So, mending mana kuliah atau beli mobil?

8. Investasi Seumur Hidup

Inverstasi tidak semuanya berbentuk harta benda. Ilmu dan pendidikan tinggi juga merupakan investasi. Investasi jenis ini memang tidak dinikmati dalam waktu singkat. Tapi investasi pendidikan akan bermafaat untuk beberapa tahaun yang akan datang.

Kamu sadari atau tidak orang tuamu menyekolahkanmu tinggi-tinggi adalah investasi jangka panjang. Mereka berharap Kamu jadi orang sukses. Dengan begitu, dihari nanti tua Kamu jadi harapan mereka untuk memenuhi semua kebutuhan.

Jika sudah tau bahwa Kamu adalah investasi mereka, belajarlah yang rajin dan sungguh-sungguh. Nasip seseorang dimasa depan tidak ada yang tau. Paling tidak dengan pendidikan yang tinggi Kamu sudah memiliki bekal untuk masa depan.

Itu tadi 8 alasan kenapa Kamu harus menuntut ilmu setinggi-tingginya! Yang perlu jadi catatan, ilmu tidak harus didapat di bangku sekolah. Jika kamu minim biaya, Kamu bisa belajar dari orang lain. Orang pintas pasti akan suka rela membagikan ilmunya kepadamu.

Untuk memajukan negara ini warganya harus memiliki pendidikan baik. Standar wajib belajar juga telah dinaikkan dari 9 ke 12 tahun. Itu berarti pendidikan merupakan suatu hal yang mendasar untuk kemajuan negara ini. Yuk belajar jangan malas-masalah untuk masa depan lebih baik.